MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTs NIPI RAKHA AMUNTAI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT)

Oleh : Hj.Rusmawati
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika. Indikatornya dapat dilihat dari observasi penguasaan siswa terhadap materi bangun datar di lapangan. Hasil ini mungkin disebabkan karena pembelajaran yang dilakukan masih terpusat pada guru sehingga siswa dalam pembelajaran menjadi pasif dalam memahami dan menguasai pengertian/konsep. Salah satu upaya untuk merubah keadaan tersebut adalah dilakukannya pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) yang menuntut keaktifan siswa dalam menguasai dan memahami pengertian/konsep matematika dengan saling bekerja sama (keterampilan sosial). Pembelajaran disusun dalam bentuk permainan (games) yang dikemas dalam sebuah turnamen (tournament), sehingga diharapkan menjadi sebuah pembelajaran yang menarik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs NIPI Rakha Amuntai. Hasil Belajar dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam tes hasil belajar (kognitif) dan kemampuan aktivitas siswa dalam pembelajan (afektif).
Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (class action research) Prosedur penelitian terdiri dari 4 tahap, yakni perencanaan, melakukan tindakan, observasi, dan evaluasi.
Subyek penelitian adalah siswa kelas VIIIA MTs NIPI Rakha Amuntai semester ganjil tahun pelajaran 2008/2009.Hasil penelitian menunjukan bahwa model kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIA MTs NIPI Rakha Amuntai.
Kata Kunci : Permainan (games), kooperatif tipe TGT
bab-1
bab-2
BAB III
bab-4
bab-5
lampiran-RPP








Bukannya aku tidak begitu yakin dengan ptk mu itu, tapi selama ini ptk dikemas melalui satu kegiatan dimana ribet jika ketika ingin melakukan pembelajaran biasa ( tanpa ptk). Nah, jadinya model pembelajaran itu dilakukan terbatas hanya pada melakukan ptk (sangat situasional). Mungkin kita harus berani untuk mengatakan bahwa rendahnya hasil belajar anak mp matematika, juga karena mereka memang tidak berbakat untuk matematika. Idealnya kurikulum kita membedakan materi matematika untuk yang kemampuannya rendah, apalagi UN (ironis, pemaksaan kehendak)
======
Kayanya kata “ribet” kurang pas nih.Gimana kalau diganti dengan kalimat ” mengalami masalah dalam pembelajaran di kelas”. Inilah barangkali salah satu sebab mengapa guru bukan dianggap sebagai jabatan profesional (anggapan masyarakat lho). Pada saat diawasi pengawas atau mau melaksanakan PTK baru melaksanakan model pembelajaran dan metode pembelajaran yang OK, di luar itu…ancur. Ingat…guru model begini jangan ditiru. He..he..walaupun banyak faktor yang bisa dikambing hitamkan, menurut saya mah lebih bijak kita cari dulu kambing hitam punya kita (memperbaiki cara mengajar..etc)
Bagus tue Pak isi Blog’x!
Tentang jurusan P banget tuh!!!!!!
MATEMATIKA………………………….
========
He..he…asal jangan takut saja sama “Om Matematika” ya. Ntar kalau ada masalah sama si Om Matematika, ngomong saja sama saya ya. Mo coba-coba jadi pelobi handal nih…mudah-mudahan masalah dengan “om Matematika” jadi clear deh.
bagus nih, PTK banget … wakkakakk …
=========
wuih….kasih info terbaru tentang math eduksi…bukan kimia edukasi lah. Kamu kan sekarang g ngitem di Malang, banyak punya referensi tuh. Sekali-kali ya kasih tau teman dong….zxkxxzxzxzxzx
wow……
bagus pa!!!!
tingkatkan terus……
generasi ank muda kal-sel,,
jgn smpe terlalu tertinggal ama orang jowo!!!!!
bagus ne blog nya.. sukses sllu buat ponpes rakha amuntai
Bagus model pembelajarannya!! aku penasaran games matematika dalam prakteknya?Tak lihat RPPnya tidak mengambarkan games!
Or biasa saja.Dimana posisi gamesnya?
=======
Ada kok mba, walaupun tidak secara rinci menggambarkan game nya. Saya petik kalimat pada rppnya “Setiap kelompok diminta mengirim wakilnya ke meja turnamen. Setelah selesai setiap peserta kembali ke kelompok asal dan menyerahkan nilainya untuk dijumlahkan dan dituliskan ke papan tulis.Dibahas secara garis besar hasil turnamen, diumumkan kelompok terbaik“. Bila mau melihat bagaimana praktek gamenya bisa dilihat pada Bab II.
bagus, tulisannya, tapi sayang pada bab III ga ditampilin pada hal itu perlu untuk mengetahui bagaimana ptk ini dilaksanakan..
==========
Bab III akan ditampilkan.
PTKnya bagus tapi ada kurangnya nich.. kegiatan TGTnya belum tergambar,….seharusnya kegitan TGTnya diganbarkan/dituliskan di RPPnya…dan TGT itu apakah bisa dilakukan dalam kegiatan inti ??? terima kasih
jumpa lagi nah kak IRWAN……! Kaya apa lesson studinya, jalan jua kah?
Mut dong LKS mat yang lain untuk SMP
bab 4 dan 5 tidak di muat
assalamua’laikum Wr,Wb
saya irma alumni MTs NIPI rakha, saat ini saya kuliah di Universitas Mulawarman samarinda, di kampus saya ambil jurusan matematika, jujur terkadang saya masih bingung dengan strategi mengjar matematiks, kalau ibu tidak keberatan, kapan saya tanya tentang mengajar matematika yang menarik hingga anak tidak takut dengan matematika.
mohon doa dari ibu dan utsdzah-ustdzah lainnya
aku mau gamesmatamatika ini
harus bisa
Assalamualaikum Wr.Wb.
Pak mohon bab 111 dan bab iv disertakan.
Tolong kirimi ptk tgt dengan lengkap.
Thank.
Assalamu’alaikum. Terus berjuang pak. Jangan sampai ada anggapan pondok itu kuno,gak adaptif,gak bisa mtk dll.
assalamualaikum,,
saya setuju dengan di lakukanya pembelajaran tgt…..
dlu pesantren itu di pandang kuno sekarang buktikan kalau pesantren sama dengan sejolah sekolah negeri>>>.
=============
Malah bisa lebih maju tuh. Karena karakteristik (sikap dan perilaku) santri kan lebih “baik” dari siswa sekolah
hasil bab 4 nya bisa saya liat?
=======
silakan mba…